Pho Ngon Vietnamese Restaurant: Cerahnya Berbisnis Franchise Restoran Vietnam, BEP Dalam 2 Tahun

by -1,998 views
Interior ruangan Pho Ngon di Paris van Java Mall, Bandung

Womensbeauty.id – Pecinta masakan-masakan khas Vietnam yang authentic dan juga senang berbisnis kuliner, tidak ada salahnya melirik usaha franchise Vietnamese Restaurant Pho Ngon. Meski terbilang baru dalam bisnis kuliner, tetapi perkembangan restoran ini sangat luar biasa.

Bahkan, restoran milik Shawn Tanudjaja ini beberapa waktu lalu mendapatkan penghargaan 2019 Winner Choice Indonesia Best Restaurant Awards Favourite. Penghargaan diraih karena sukses mengembangkan restoran yang berdiri di tahun 2017 ini.

Akhir tahun 2018, Shawn menjadikan restorannya franchise. Tidak lama, di awal Juni 2019, telah berdiri franchise Pho Ngon pertama di Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan persiapan sekitar enam bulan.  

Untuk mengambil franchise Pho Ngon, investasi biaya franchise fee sebesar Rp 300 juta selama lima tahun. Dengan investasi sebesar itu, franchisee (penerima waralaba)akan mendapatkan training dan materi training bagi seluruh karyawan, termasuk chef.

Sebelum membuka restoran dan setelah membuka restoran, Pho Ngon pusat akan mengirimkan manajer dan supervisor untuk men-training karyawan. Setelah itu, setiap bulan dari Pho Ngon pusat akan memantau restoran franchise.

Biaya tersebut juga termasuk konsutasi untuk interior design fee. Sementara untuk biaya renovasi dan bahan-bahan untuk desain interior ruangan diserahkan kepada franchisee. “Kita juga bisa membantu untuk menentukan survey tempat, serta memberikan saran untuk promosi yang perlu dilakukan,” ujar Shawn.

Soal bahan-bahan makanan, Shawn mengharuskan franchisee membeli bahan seperti bumbu-bumbu, rempah-rempah, serta sayuran khas Vietnam seperti coriander Vietnamese dari Pho Ngon langsung. Tetapi untuk bahan lain seperti daging dan sayur-sayuran lain, franchisee bisa membeli sendiri sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan Pho Ngon.

Menu makanan yang disajikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi restoran franchise. Namun, untuk menu-menu andalan Pho Ngon seperti masakan Pho, roti baquette dan kopi minuman harus ada di setiap restoran franchise.

Untuk mengambil franchise Pho Ngon, tidak ada persyaratan khusus. Bahkan jika ingin franchise, lokasi restoran bisa di ruko dengan luas 100 meter persegi. Selama mengambil franchise Pho Ngon, franchisee dikenakan biasa royalty fee sebesar 3 persen dari net sales.

“Jika mengambil franchise, berdasarkan perhitungan dalam waktu dua tahun akan BEP (break event point) dengan omset sekitar Rp 150-160 juta sebulan,” ucap Shawn optimistis.

Shawn mengatakan ia optimistis restoran Pho Ngon akan banyak diminati pengusaha yang mau berinvestasi untuk membuka restoran franchise. Saat ini, kata Shawn sudah ada beberapa calon franchisee dari Palembang, Surabaya, Cirebon dan Jakarta.

Menu Favorit

Salah satu keunggulan Pho Ngon adalah pada rasa masakan yang benar-benar authentic Vietnam.Menyantap hangatnya Pho Bo atau traditional Vietnamese beef noodle soup sungguh nikmat. Masakan ini juga bisa mengusir flu.

Mie beras dipadu dengan kuah sup yang dimasak selama 12 jam, lalu diberi irisan tipis daging sapi dari Australia, Amerika ataupun lokal. Rasa semakin nikmat karena bumbu rempah-rempah dan daun Pho atau Vietnamese Coriander (daun ketumbar) sangat terasa di lidah.

Ditambah dengan menyeruput hangatnya secangkir kopi khas Vietnam, Ca Pe Fring atau Vietnamese egg coffee sungguh membuat suasana semakin menyenangkan. Sembari menyantap makanan, bersama keluarga ataupun sahabat bisa ber-wefie di depan ataupun bagian dalam restoran yang didisain ala Vietnam dan instagramable.

Di usia yang terbilang muda, Owner Pho Ngon Shawn Tanudjaja, mendirikan restoran di tahun 2017 dengan modal awal Rp 250 juta di Mekarwangi, Bandung, Jawa Barat.

Restoran diberi nama Pho Ngon, yang artinya Pho nama masakan, dan Ngon yang artinya enak. Sebelum membuka restoran, istri Shawn yang berasal dari Vietnam, Do Nguyen Ha, belajar terlebih dulu cara memasak masakan authentic Vietnam.

Rupanya masyarakat Bandung menyukai racikan masakan Vietnam ini, terutama masyarakat di sekitar kompleks perumahan. Bersama keluarga, mereka kerap menikmati masakan yang memiliki rasa khas dari bumbu ala Vietnam.

“Ternyata cocok juga dengan lidah kita. Di kompleks, awalnya sekitar 80 persen customer adalah Chinese, tetapi kemudian banyak orang yang mencoba dan ternyata cocok. Malah saat ini juga banyak remaja yang datang,” ucap pria kelahiran Bandung, 14 Mei 1988

Shawn pun membuka cabang restoran di Paris van Java, sebuah lifestyle mall yang unik,yang berlokasi di pusat kota Bandung. “Awalnya, untuk memperkenalkan restoran, banyak yang tahu dari mulut ke mulut, lalu kita juga mengundang food blogger,” ujar lulusan S1 jurusan hotel management di Swiss.

Selain daging sapi, Po Ngon menyediakan menu khas Vietnam dari kuah ayam dan daging ayam, seperti Pho Ga atau traditional Vietnamese chicken noodle soup). Ada lagi menu favorit Pho Fron atau Vietnamese Dry Chicken Noodle dengan saos asam, asin dan segar. “Taste dari masakan Vietnam adalah balance, sehingga tidak terlalu asin, asam maupun pedas,” paparnya.

Bagi pencinta roti, Pho Ngon menyediakan baguette khas Vietnam, yang berbeda dengan baguette Prancis. Baquette versi Vietnam kulitnya lebih tipis dan crispy, serta bagian dalam rotinya lebih soft. Beberapa pilihan untuk menu tradisional Vietnam baquette seperti Banh Mi Bo atau beef sandwich, Bahn Mi Ga (chicken sandwich), dan Bahn Mi Cha Ca (fish cake sandwich).

Goi Cuon atau Vietnamese Fresh Spring Roll

Jika ingin sekadar nongkrong tanpa makan makanan berat, Pho Ngon juga menyediakan makanan penutup atau appetizer seperti Goi Cuon (Vietnamese Fresh Spring Roll), Cha Ca Tu (Vietnamese Fish Cake), Coi Buoi Tom Thit (Vietnamese Shrimp Salad), dan Pho Ngon Ga Chien (Fried Chicken Wings).

Sementara untuk menu dessert tersedia Durian Panacotta, Avocado Panacotta, Banh Flan atau Vietnamese style crème caramel, dan Sua Chua atau Vietnamese homemade yoghurt.

Diungkapkan pria yang pernah bekerja di Swiss dan Inggris ini keunggulan menu masakan khas Vietnam di restorannya adalah penggunaan bahan-bahan alami yang didatangkan langsung dari Vietnam. Shawn memang menggunakan bahan rempah-rempah, mie beras, dan kulit lumpia dari Vietnam.

Selain itu, dalam masakan ini sangat terasa daun Pho atau Vietnamese Coriander (daun ketumbar). Beberapa sayur-sayuran diambil dari kebun sendiri di Lembang. Shawn mengambil bibit sayur-sayuran khas Vietnam, lalu ditanam di kebunnya.

Untuk minuman favorit selain Ca Pe Fring, pilihan lainnya adalah Ca Phe Sua atau Vietnamese milk Coffee. Minuman lainnya adalah Ca Da Me (tamarind drink), Ca Pe Cot Dua (ice coconut coffee), Socola Cot Dua (Ice chocolate coconut), Tra Sen (Lotus Tea), dan Lemon Juice.

“Untuk harga makanan kita sangat terjangkau, mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 45.000 sehingga terjangkau semua kalangan,” papar Shawn.

Keunggulan lain dari Pho Ngon adalah desain interior yang sangat indah dan menarik ala Vietnam dengan warna khas merah dan kuning. Untuk resto yang di PVJ, restoran terbagi dua area yakni indoor dan outdoor. Memasuki ruangan indoor terdapat Xeom atau bajaj khas Vietnam.

Pengunjung juga akan banyak melihat lampion bergantungan dan kipas-kipas yang didatangkan langsung dari Vietnam. Sementara di area outdoor tersedia bangku yang dimodifikasi dari vespa. “Sementara untuk disain yang di Mekarwangi lebih hommy karena berlokasi di ruko,” ucapnya.

Restoran Pho Ngon di PVJ dapat menampung pengunjung 80 orang, baik di indoor dan outdoor. Restoran yang buka dari jam 10.00 – 22.00 WIB ini ramai dikunjungi pengunjung saat weekdays maupun weekend.

Saat weekdays pengunjung yang kebanyakan orang kerja bisa mencapai 200-250 orang per hari, sementara saat weekend pengunjung kebanyakan keluarga, bisa mencapai 400-450  orang.

Dalam sebulan, restoran Pho Ngon di PVJ memperoleh pemasukan sekitar Rp 500-600 juta, sementara di Mekarwangi pemasukan per bulan sekitar Rp 250 juta.

Untuk Informasi Seputar Franchise, Hubungi:

Shawn Tanudjaja, Owner Pho Ngon

Telp. 081572008008

Email: phongonindonesia@gmail.com, shawntanudjaja@gmail.com IG: @pho.ngon.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.